
MTsN 2 Temanggung – Dalam upaya meningkatkan pemahaman guru terhadap implementasi program pendidikan madrasah, MTsN 2 Temanggung menggelar kegiatan Sosialisasi MAGIS (Madrasah Digital Supervision) dan Penguatan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada Senin, 7 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang MGMP MTsN 2 Temanggung tersebut diikuti oleh seluruh bapak dan ibu guru MTsN 2 Temanggung. Hadir sebagai pemateri sekaligus narasumber, Pengawas Madrasah MTsN 2 Temanggung, Ibu Anik Yuliani.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MTsN 2 Temanggung, Khamim Fardhol. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ibu Anik Yuliani yang telah berkenan hadir untuk memberikan penguatan dan pendampingan kepada seluruh guru MTsN 2 Temanggung di tengah kesibukan tugas dan agenda kedinasannya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Pengawas yang telah meluangkan waktu untuk hadir dan memberikan arahan kepada bapak ibu guru MTsN 2 Temanggung. Semoga kegiatan ini dapat memberikan pemahaman dan manfaat bagi seluruh guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah,” ungkapnya.
Memasuki sesi utama, Ibu Anik Yuliani memberikan penguatan mengenai Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan pentingnya menghadirkan nilai-nilai cinta, kasih sayang, kepedulian, dan penghargaan dalam proses pendidikan dan pembelajaran.
Pembelajaran di madrasah diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik peserta didik, tetapi juga mampu menghadirkan suasana belajar yang positif serta mendukung perkembangan karakter peserta didik secara utuh.
Selain penguatan KBC, kegiatan juga diisi dengan sosialisasi MAGIS (Madrasah Digital Supervision). MAGIS merupakan instrumen supervisi berbasis digital yang digunakan untuk memperoleh gambaran kondisi pembelajaran di madrasah.
Dalam penggunaan MAGIS, guru melakukan pengisian kuesioner atau instrumen yang telah tersedia dalam sistem. Pengisian dilakukan berdasarkan kondisi nyata peserta didik serta karakteristik kelas yang diampu oleh masing-masing guru.
Agar para peserta semakin memahami mekanisme penggunaannya, Ibu Anik Yuliani memandu secara langsung praktik pengisian MAGIS. Bapak dan ibu guru mengikuti setiap tahapan pengisian instrumen dengan menyesuaikan kondisi pembelajaran dan keadaan peserta didik di kelas masing-masing.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para guru tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga berkesempatan melakukan praktik langsung serta berdiskusi terkait implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan pengisian instrumen MAGIS.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh guru MTsN 2 Temanggung semakin memahami implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran serta mampu mengisi instrumen MAGIS secara objektif sesuai dengan kondisi nyata di kelas masing-masing.
Kegiatan sosialisasi MAGIS dan penguatan KBC ini menjadi salah satu langkah MTsN 2 Temanggung dalam terus meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat karakter peserta didik, serta mendukung transformasi digital dalam pelaksanaan supervisi pendidikan di madrasah.
MTsN 2 Temanggung terus bergerak, beradaptasi, dan berinovasi menuju madrasah yang unggul, berkarakter, dan penuh cinta.